Surat untuk diriku
Untuk diriku,
Aku pernah percaya sepenuh hati. Aku memberi waktu, tenaga, ide, dan perhatian untuk sesuatu yang kukira kami bangun bersama. Ternyata tidak semua yang kuberikan dihargai dengan cara yang sama.
Itu bukan tanda aku bodoh. Itu tanda aku tulus. Dan ketulusan itu tetap milikku, tidak ikut tertinggal di sana.
Hari ini aku berhenti menunggu pengakuan dan penjelasan. Aku sudah cukup tahu. Aku pamit dari Soulutive, dan dari semua yang membuatku merasa kecil.
Selamat tinggal. Aku memilih diriku sendiri.
Yang kuberikan, dan yang kubawa pulang
Yang pernah kuberikan
Yang kubawa pulang
Selamat tinggal, semuanya.
Yang sudah terjadi tetap terjadi. Yang di depan masih milikku. Aku menutup pintu ini dengan pelan, tanpa membantingnya.